Kamis, 15 November 2012

Para Ahli Berharap Teknologi Kloning Akan Menyelamatkan Hewan Langka

Amsterdam, Detij.com.- Para ahli biologi ingin menggunakan teknologi kloning untuk menyelamatkan hewan yang terancam punah, tetapi mereka hanya mendapatkan hasil eksperimen yang kurang memuaskan.
Seperti yang dilansir dari spiegel.de, situs berita Jerman
Para ahli sedang meneliti bayi gajah purba. Foto: spiegel.de
Beberapa kali dalam seminggu, Martha G√≥mez 'menciptakan' kehidupan baru. Dengan menggunakan jarum berukuran super tipis, dibawah mikroskop ia dan ahli biologi hewan lainnya menyuntikan inti sel spesies yang terancam punah kedalam  sel telur yang berasal dari kucing rumahan. Lalu ia mengalirkan listrik kedalam spesimen itu.
Bioteknisi seperti Gomez berharap pada sebuah era baru dalam program penyelamatan dan konservasi hewan langka. Dalam pertaruhannya dalam menyelamatkan hewan yang terancam punah itu, mereka meretas hambatan ilmu pengetahuan biologi dan menciptakan embrio yang mengandung materi sel dari dua spesies hewan mamalia yang berbeda. Rubah Iberia, harimau, Serigala Ethopia, dan panda bisa jadi cepat atau lambat akan dilahirkan namun dari ibu pengganti yang berspesies beda dengan yang seharusnya. "Begitulah cara kami menyelamatkan mereka," ujar Gomez.
Kritikus program ini menyatakan bahwa memaksakan diri melanjutkan program ini pada sebuah zaman baru untuk konservasi hewan liar dalam mencegah kepunahan dan pemenuhan persediaan makanan hewani akan lebih baik jika dana tersebut dihabiskan untuk pemulihan habitat lami mereka.